Minggu, 18 Maret 2012

Teks Pidato Tentang Lingkungan Hidup

*pidato lingkungan hidup

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yth. Ibu Sri Wahyuni selaku guru bahasa Indonesia serta teman - teman yang berbahagia. Puji syukur kehadirat Tuhan YME karena atas limpahan karunia-Nya sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan bahagia, Amin.
Hadirin sekalian,
Banyak kita ketahui bahwa sampah sudah dekat dengan keseharian kita. Menurut tempat asalnya, sampah dapat dibedakan menjadi sampah rumah tangga dan sampah industri, atau biasa disebut limbah. Namun yang sering kita dengar adalah sampah organik dan sampah nonorganik. Penggolongan ini berdasarkan pada partikel penyusunnya. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan oleh organisme di dalam tanah, contohnya sisa makanan, daun - daun kering, kotoran ternak, dsb. Sebaliknya sampah nonorganik adalah sampah yang sulit untuk diuraikan, misalnya sampah plastik, karet, kaleng bekas, dsb. Sampah nonorganik membutuhkan ratusan tahun untuk bisa terurai.
Hadirin yang berbahagia,
Sebagai masyarakat yang peduli lingkungan, kita dapat mengelola sampah sehingga lebih bermanfaat dan tentu saja membantu kerja tanah dan organisme yang berperan dalam penguraian sampah. Langkah pertama yang dapat kita lakukan ialah memisahkan antara sampah organik dengan sampah nonorganik. Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk kompos setelah melalui proses pengolahan. Sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang menjadi berbagai kerajinan tangan seperti tas, dompet, kap lampu, dsb. Diperlukan keterampilan untuk mengubahnya.
Demikian pidato dari saya, semoga apa yang saya sampaikan dapat menggerakkan hati teman - teman dan hadirin semua untuk mendonorkan darah kita kepada saudara - saudara kita yang membutuhkan. Apabila selama penyampaian tardapat hal - hal yang tidak pas dan tidak berkenan dihati ibu guru dan teman - teman mohon dimaafkan. Jangan lupa, untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, karena semua hal besar berawal dari hal kecil.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites